Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi terjadi Selasa malam, 4 Februari 2025 sekitar pukul 23.30 WIB di Gerbang Tol Ciawi 2, KM 41 Tol Jagorawi, arah Jakarta, Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat Kronologi Kejadian 1. Sebuah truk tronton bermuatan galon air melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. 2. Saat mendekati Gerbang Tol Ciawi 2, truk tersebut diduga mengalami rem blong (gagal fungsi rem). 3. Karena gagal fungsi rem, truk tidak bisa dikendalikan dan menabrak antrean kendaraan yang sedang melakukan transaksi pembayaran e-Tol di gerbang tol. 4. Sebanyak 6 kendaraan menjadi korban tabrakan: 3 kendaraan (termasuk truk) terbakar, 3 lainnya mengalami kerusakan berat/rusak parah. Korban Meninggal Dunia Total korban meninggal: 8 orang (7 pria, 1 wanita), Identitas 6 dari 8 korban sudah berhasil terungkap lewat proses identifikasi oleh Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Barat: 1. Budiman, 45 tahun, Kampung Cipetir, Desa Pada Senang, Cidadap, Kab. Sukabumi 2. Yana Mulayana, 42 tahun, Kampung Sukasirna, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi 3. Asep Pardilah, 40 tahun, Kampung Cidadap, Kab. Sukabumi 4. Supardi, 39 tahun, Kampung Cidadap, Kab. Sukabumi 5. Vika Agustina, 16 tahun, warga Kampung Rasamala, Cianjur 6. Rahmat Gunawan, 53 tahun, Kampung Ranca Kuning, Kelurahan Padasenang, Cidadap 2 ( Dua ) korban lainnya belum teridentifikasi, karena kondisi jenazah yang sulit: hangus terbakar atau tidak ditemukan identitas. Sedang dilakukanTes DNA oleh Laboratorium DNA Polri untuk mengungkap indetitas korban . Luka-Luka Total korban luka-luka: 11 orang, Beberapa di antaranya: Bendi Wijaya (sopir truk) – luka berat. Dany Nursamsu, petugas Jasa Marga, 45 tahun – luka berat. Ari Nurharom, petugas Jasa Marga, 30 tahun – luka ringan. Sukanta, petugas Jasa Marga, 54 tahun – luka berat. Wahyudin, 61 tahun – luka ringan.Nurd in Ahyani, petugas Jasa Marga – luka ringan. Yogi Satrio, 26 tahun – luka ringan. Yosep Irawan, 39 tahun – luka ringan. Dasep Naseh, 40 tahun – luka ringan. Sugiarti, 49 tahun – luka ringan. Ryujia Adriana, 3 tahun – luka ringan.